Thursday, April 29, 2004

Let�s talk, PAS

Opinion (Malaysiakini.com)
James Wong Wing On
2:30pm Thu Apr 29th, 2004


It is often suggested quite rightly that PAS should hold more dialogues with non-Muslims in order to understand their hopes and fears, and also for non-Muslims to appreciate the positive aspects of the Islamic opposition which are often unreported or even distorted in the mainstream media.

This is certainly a good suggestion not only for the political and electoral benefit of PAS and the opposition in general, but also for the common good of this multiethnic, multicultural and multireligious nation.

For, like it or not, PAS cannot be wished or shouted away. The party is here to stay for a long time to come.

Contrary to popular perception, PAS which won only seven parliamentary seats in last month�s polls, did not suffer its worst defeat in its history. In 1986, it was reduced to only a single seat in Parliament and it fought back and improved itself in subsequent elections.

Indeed, if we go further back, PAS won Kelantan and Trengganu even in the 1960s and 70s, only to be overthrown by Umno either in elections or through the proclamation of �Emergency� like in Kelantan in 1978.

It nevertheless persevered within the bounds of parliamentary democracy and constitutional monarchy, and progressively transformed and reformed itself from being a mere �left-wing� of the ethno-nationalist Umno to an Islamic party that is multiethnic and committed to a non-racialist approach.

Vicious insinuation

So, to say that PAS is conservative and not open to changes is not true from a historical perspective. It is also politically vicious to insinuate or implicitly suggest that PAS may resort to armed struggle or terrorism after its setback in the 2004 polls.

However, what can legitimately be said about PAS is that its changes and reforms are always slow and limited, and at times, it appears overconfident to the point of being perceived as arrogant or threatening.

Seen in this light, it is good for PAS to talk more, especially with those of other faiths and not merely to its hardcore supporters.

The precondition for dialogues for PAS at present is even better than in the 80s and even 90s because there are now many bilingual or even trilingual party leaders and supporters who are professionals and intellectuals with backgrounds in liberal education and possess living and working experiences outside the Muslim heartland.

Non-Muslim Malaysians must be convinced, at least, that there is no compulsion in religion, that all religions and faiths are respected and appreciated, and also that the existing constitutional arrangements and penal codes are preserved and will be preserved, whether PAS is politically strong or weak.

Meanwhile, there must also be willingness on the part of non-Muslims to dialogue with PAS. They must not just listen to one side of the story about PAS put out by the mainstream media.

Surely, PAS leaders, even its religious scholars or ulamas, can accept honest and well-meaning feedback and alternative opinions that are delivered with universally accepted standards of courtesy and respect.

Do to others what we would like others to do to us, or do not do unto others what we would not like others to do unto us. This is the teaching of not only Jesus Christ but Confucius, Buddha and all great teachers of humanity and civilizations.

Universal rules

The fact that non-Muslims are in numerical minority is not a license for us to be ill-mannered, intellectually arrogant and emotionally abusive in public discourses and private dialogues. There are universal rules of engagement in public discourses and private dialogues that apply to both the majority and minority.

At the same time, PAS should also realise that, numerical minorities all over the world, like Muslims in Thailand, Cambodia, Singapore, Philippines, China, Australia or the United States usually have certain fears and anxieties, known or unknown to themselves, about the majorities.

Some of these fears and anxieties could be quite irritating and seen as irrational, but given time, patience and persistent, they can be assuaged. Patience and the willingness and readiness to listen to voices and noises alike are two hallmarks of leadership.

Of course, it is unreasonable to expect that, even with the most successful dialogues, Malaysians can do away with all religious distinction or what is often termed as �exclusiveness�.

There are always certain distinctions and �exclusiveness� in religious beliefs, cultures, languages and traditions which cannot be eliminated by anyone. Human beings being human beings are not computers or robots which can be programmed on one standard operating platform.

We should be proud of our respective elements of identity that are positive, healthy and peaceful, and respect those of others.

The point is to find enough inclusiveness and commonalities in diversity and plurality.

Read more...

Wednesday, April 21, 2004

KISAH SEEKOR ULAT DENGAN NABI DAUD A.S

Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali menceritakan pada suatu ketika tatkala Nabi Daud A.S sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, dengan tiba-tiba dia terpandang seekor ulat merah pada debu.

Lalu Nabi Daud A.S. berkata pada dirinya, "Apa yang dikehendaki Allah dengan ulat ini?"

Sebaik sahaja Nabi Daud selesai berkata begitu, maka Allah pun mengizinkan ulat merah itu berkata-kata. Lalu ulat merah itu pun mula berkata-kata kepada Nabi Daud A.S. "Wahai Nabi Allah! Allah S.W.T telah mengilhamkan kepadaku untuk membaca

'Subhanallahu walhamdulillahi wala ilaha illallahu wallahu akbar' setiap hari sebanyak 1000 kali dan pada malamnya Allah mengilhamkan kepadaku supaya membaca 'Allahumma solli ala Muhammadin annabiyyil ummiyyi wa ala alihi wa sohbihi wa sallim' setiap malam sebanyak 1000 kali.

Setelah ulat merah itu berkata demikian, maka dia pun bertanya kepada Nabi Daud A.S. "Apakah yang dapat kamu katakan kepadaku agar aku dapat faedah darimu?"

Akhirnya Nabi Daud menyedari akan kesilapannya kerana memandang remeh akan ulat tersebut, dan dia sangat takut kepada Allah S.W.T. maka Nabi Daud A.S. pun bertaubat dan menyerah diri kepada Allah S.W.T.

Begitulah sikap para Nabi A.S. apabila mereka mentedari kesilapan yang telah dilakukan maka dengan segera mereka akan bertaubat dan menyerah diri kepada Allah S.W.T. Kisah-kisah yang berlaku pada zaman para nabi bukanlah untuk kita ingat sebagai bahan sejarah, tetapi hendaklah kita jadikan sebagai teladan supaya kita tidak memandang rendah kepada apa sahaja makhluk Allah yang berada di bumi yang sama-sama kita tumpangi ini.


Islam Hadhari

Kebelakangan ini seringkali sentimen agama ditonjolkan dan istilah-istilah yang dikaitkan dengannya dicipta seperti pemimpin ulil amri dan yang hangat diperkatakan sekarang adalah isu "Islam Hadhari". Islam Hadhari ini merupakan cetusan idea bekas pemimpin no 1yang lepas dengan alasan ramai umat islam keliru dengan menolak pembangunan kerana ia bukan disuruh oleh agama. Mengapa mesti ditubuhkan Islam Hadhari ini ya?

Islam sama sekali tidak menolak pembangunan, tetapi ia perlu mengikut garis panduan yang ditetapkan oleh Islam. Nilai-nilai Islam perlu diterapkan tidak kira di dalam apa jua jenis pembangunan tanpa melupakan pembangunan rohani. Dasar islamisasi pernah diperkenalkan sebelum ini tetapi ternyata dasar ini retorik semata-mata. Jadi untuk menarik lebih perhatian rakyat Malaysia yang majoritinya beragama Islam, maka terciptalah istilah Islam Hadhari.

apakah maksud sebenar Islam Hadhari? adakah maksud Islam hadhari ini ialah Islam itu perlu disesuaikan dengan kemodenan?

sepatutnya kita menggunakan konsep HADRATUL ISLAM iaitu kemajuan Islam atau ketamadunan Islam yang mana dari sudut lughahnya bermaksud, kemajuan dan kemodenan itu perlu disesuaikan dengan Islam, bukannya Islam yang disesuaikan dengan kemodenan.

from: orbit islam.

Read more...

Wednesday, April 14, 2004

Khutbah Rasulullah SAW tentang Dajjal

Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata: "Rasululah s.a.w telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh masalah Dajjal. Baginda telah bersabda: "Sesungguhnya tidak ada fitnah (kerosakan) di muka bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal. Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalah umat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi (angkatan) kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya. Dan sebenarnya Allah SWT akan menjaga orang-orang mukmin.

"Dajjal itu akan datang nanti dari satu tempat antara Syam dan Irak. Dan mempengaruhi manusia dengan begitu cepat sekali. Wahai hamba Allah, wahai manusia, tetaplah kamu. Di sini akan saya terangkan kepada kamu ciri-ciri Dajjal, yang belum diterangkan oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya.

"Pada mulanya nanti Dajjal itu mengaku dirinya sebagai nabi. Ingatlah, tidak ada lagi nabi sesudah aku. Setelah itu nanti dia mengaku sebagai Tuhan. Ingatlah bahawa Tuhan yang benar tidak mungkin kamu lihat sebelum kamu mati. Dajjal itu cacat matanya sedangkan Allah SWT tidak cacat, bahkan tidak sama dengan baharu. Dan juga di antara dua mata Dajjal itu tertulis KAFIR, yang dapat dibaca oleh setiap mukmin yang pandai membaca atau buta huruf.

Di antara fitnah Dajjal itu juga dia membawa syurga dan neraka. Nerakanya itu sebenarnya syurganya sedangkan syurganya itu neraka, yakni panas. Sesiapa di antara kamu yang disiksanya dengan nerakanya, hendaklah dia meminta pertolongan kepada Allah dan hendaklah dia membaca pangkal surah Al-Kahfi, maka nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang membakar Nabi Ibrahim itu menjadi sejuk.

"Di antara tipu dayanya itu juga dia berkata kepada orang Arab: "Seandainya aku sanggup menghidupkan ayah atau ibumu yang sudah lama meninggal dunia itu, apakah engkau mengaku aku sebagai Tuhanmu?" Orang Arab itu akan berkata: "Tentu." Maka syaitan pun datang menyamar seperti ayah atau ibunya. Rupanya sama, sifat-sifatnya sama dan suaranya pun sama. Ibu bapanya berkata kepadanya: "Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dialah Tuhanmu." di antara tipu dayanya juga dia tipu seseorang, yakni dia bunuh dan dia belah dua. Setelah itu dia katakan kepada orang ramai: "Lihatlah apa yang akan kulakukan terhadap hambaku ini, sekarang akan kuhidupkan dia semula. Dengan izin Allah orang mati tadi hidup semula. Kemudian Laknatullah Alaih itu bertanya: "Siapa Tuhanmu?" Orang yang dia bunuh itu, yang kebetulan orang beriman, menjawab: "Tuhanku adalah Allah, sedangkan engkau adalah musuh Allah." Orang itu bererti lulus dalam ujian Allah dan dia termasuk orang yang paling tinggi darjatnya di syurga."

Kata Rasulullah s.a.w lagi: "Di antara tipu dayanya juga dia suruh langit supaya menurunkan hujan tiba-tiba hujan pun turun. Dia suruh bumi supaya mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya tiba-tiba tumbuh. Dan termasuk ujian yang paling berat bagi manusia, Dajjal itu datang ke perkampungan orang-orang baik dan mereka tidak me-ngakunya sebagai Tuhan, maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman dan ternakan mereka tidak menjadi.

"Dajjal itu datang ke tempat orang-orang yang percaya kepadanya dan penduduk kampung itu mengakunya sebagai Tuhan. Disebabkan yang demikian hujan turun di tempat mereka dan tanam-tanaman mereka pun menjadi.

"Tidak ada kampung atau daerah di dunia ini yang tidak didatangi Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Kedua-dua kota itu tidak dapat ditembusi oleh Dajjal kerana dikawal oleh Malaikat. Dia hanya berani menginjak pinggiran Makkah dan Madinah. Namun demikian ketika Dajjal datang ke pergunungan di luar kota Madinah, kota Madinah bergoncang seperti gempa bumi. Ketika itu orang-orang munafik kepanasan seperti cacing dan tidak tahan lagi tinggal di Madinah. Mereka keluar dan pergi bergabung dengan orang-orang yang sudah menjadi pengikut Dajjal. Inilah yang dikatakan hari pembersihan kota Madinah.

Dalam hadis yang lain, "di antara fitnah atau tipu daya yang dibawanya itu, Dajjal itu lalu di satu tempat kemudian mereka mendustakannya (tidak beriman kepadanya), maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman mereka tidak menjadi dan hujan pun tidak turun di daerah mereka. Kemudian dia lalu di satu tempat mengajak mereka supaya beriman kepadanya. Mereka pun beriman kepadanya. Maka disebabkan yang demikian itu Dajjal menyuruh langit supaya menurunkan hujannya dan menyuruh bumi supaya menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya. Maka mereka mudah mendapatkan air dan tanam-tanaman mereka subur."

Dari Anas bin Malik, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: "Menjelang turunnya Dajjal ada tahun-tahun tipu daya, iaitu tahun orang-orang pendusta dipercayai orang dan orang jujur tidak dipercayai. Orang yang tidak amanah dipercayai dan orang amanah tidak dipercayai."

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w ada bersabda: "Bumi yang paling baik adalah Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal nanti ia dikawal oleh malaikat. Dajjal tidak sanggup memasuki Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal (di luar Madinah), kota Madinah bergegar tiga kali. Orang-orang munafik yang ada di Madinah (lelaki atau perempuan) bagaikan cacing kepanasan kemudian mereka keluar meninggalkan Madinah. Kaum wanita adalah yang paling banyak lari ketika itu.

Itulah yang dikatakan hari pembersihan. Madinah membersihkan kotorannya seperti tukang besi membersihkan karat-karat besi."

Diriwayatkan oleh Ahmad, hadis yang diterima dari Aisyah r.a. mengatakan: "Pernah satu hari Rasulullah s.a.w masuk ke rumahku ketika aku sedang menangis. Melihat saya menangis beliau bertanya: "Mengapa menangis?" Saya menjawab: "Ya Rasulullah, engkau telah menceritakan Dajjal, maka saya takut mendengarnya." Rasulullah s.a.w berkata: "Seandainya Dajjal datang pada waktu aku masih hidup, maka aku akan menjaga kamu dari gangguannya. Kalau dia datang setelah kematianku, maka Tuhan kamu tidak buta dan cacat."

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: "Dajjal muncul pada waktu orang tidak berpegang kepada agama dan jahil tentang agama. Pada zaman Dajjal ada empat puluh hari, yang mana satu hari terasa bagaikan setahun, ada satu hari yang terasa bagaikan sebulan, ada satu hari yang terasa satu minggu, kemudian hari-hari berikutnya seperti hari biasa."

Ada yang bertanya: "Ya Rasulullah, tentang hari yang terasa satu tahun itu, apakah boleh kami solat lima waktu juga?" Rasulullah s.a.w menjawab: "Ukurlah berapa jarak solat yang lima waktu itu."

Menurut riwayat Dajjal itu nanti akan berkata: "Akulah Tuhan sekalian alam, dan matahari ini berjalan dengan izinku. Apakah kamu bermaksud menahannya?" Katanya sambil ditahannya matahari itu, sehingga satu hari lamanya menjadi satu minggu atau satu bulan.

Setelah dia tunjukkan kehebatannya menahan matahari itu, dia berkata kepada manusia: "Sekarang apakah kamu ingin supaya matahari itu berjalan?" Mereka semua menjawab: "Ya, kami ingin." Maka dia tunjukkan lagi kehebatannya dengan menjadikan satu hari begitu cepat berjalan.

Menurut riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w bersabda: "Akan keluarlah Dajjal kepada umatku dan dia akan hidup di tengah-tengah mereka selama empat puluh. Saya sendiri pun tidak pasti apakah empat puluh hari, empat puluh bulan atau empat puluh tahun. Kemudian Allah SWT mengutus Isa bin Maryam yang rupanya seolah-olah Urwah bin Mas'ud dan kemudian membunuh Dajjal itu."

Dan menurut ceritanya setelah munculnya Dajjal hampir semua penduduk dunia menjadi kafir, yakni beriman kepada Dajjal. Menurut ceritanya orang yang tetap dalam iman hanya tinggal 12,000 lelaki dan 7,000 kaum wanita.

Wallahu A'lam.

"Sesungguhnya hanya Allah lebih Mengetahui RahsiaNya.."






Read more...

Imam Syafi'i dan Gurunya, Imam Malik bin Anas

Betapa gembiranya Imam Malik karena mendapat seorang murid yang cerdas dan bijak seperti Syaf'i.Syaf'i semenjak kecil bukan saja telah hapal seluruh isi al-Quran dan ribuan hadis Nabi s.a.w.malah beliau juga telah hapal seluruh isi kitab Hadis Muwatta' karangan Imam Malik bin Anas,sebelumnya Syaafi'i bertemu dengan Imam Malik.Imam Syafi'i membagi malam kepada tiga bahagian yaitu:

Sepertiga untuk IlmuPengetahuan
Sepertiga untuk sholat
Sepertiga untuk tidur

Rabi' menerangkan bahwa Imam Syafi'i setiap hari menamatkan al-Quran sekali, tetapi dalam bulan Ramadhan seluruhnya enam puluh kali,dan semuanya dibaca ketika menunaikan ibadah Sholat.Imam Syafi'i sendiri menerangkan bahwa beliau belum pernah bersumpah seumur hidupnya,baik ketika membenarkan sesuatu ataupun mendustakan sesuatu.

Pernah disatu ketika ada orang bertanyakan sesuatu masaalah kepada beliau.Ketika itu Imam Syafi'i mendiamkan diri sejenak tidak langsung menjawabnya.Ketika beliau disoal mengapa berbuat demikian,maka Imam Syafi'i menjelaskan: "Aku menunggu terlebih dahulu,sehingga aku mengetahui,mana yang lebih baik aku diam ataupun menjawab pertanyaanmu."

Ini menunjukkan bahwa Imam Syafi'i adalah orang yang sangat teliti dalam memberikan sesuatu fatwa,kepada seseorang yang bertanyakan sesuatu masaalah semasa.Imam Syafi'i pernah mengatakan:"Pada suatu hari aku tidak punya uang sesenpun,sedangkan aku ingin benar menuntut Ilmu.Lalu aku pergi bekerja disebuah Dewan untuk mendapat sedikit belanja".Ini menunjukkan bahwa Imam Syafi'i tidak berdiam diri ketika menemui kesulitan dalam keuangan, terutama ketika menuntut Ilmu,beliau bersedia bekerja apa saja yang halal, asalkan saja cita-citanya tercapai.
Imam Razali pernah menceritakan bahwa Imam Syafi'i juga adalah seorang Tokoh penting dalam kehidupan Sufi.Ia seorang yang sangat Taqwa tidak ingin bermegah-megahan dalam hal apapun juga.

Berkenaan Ilmu Sufi, Imam Syafi'i berkata:"Saya ingin manusia itu mempelajari Ilmu ini,tetapi janganlah menyebut-nyebut namaku,dengan sepatah kata juapun."Diantara kata-kata yang bernilai sufi dari Imam Syafi'i ialah:"Orang yang zalim kepada dirinya,ialah orang yang merendahkan dirinya kepada orang yang tidak memuliakannya,dan orang yang menyukai sesuatu benda yang tidak memberi manfaat kepadanya,begitu juga orang yang menerima sesuatu pujian dari seseorang yang lain yang tidak mengenalnya,dengan sesungguh-sungguhnya.

Orang yang tidak diutamakan karena Taqwanya,tidaklah termasuk Orang Yang Utama.Siasat manusia lebih kejam daripada siasat binatang. Jikalau kuketahui bahwa ia dengan itu dapat mengurangi kehormatanku,meskipun aku haus,aku tidak akan meminumnya. Diantara tanda-tanda benar dalam Ukhuwah ialah menerima keritikan teman,menutupi aib teman,dan mengampuni kesalahannya." Demikianlah kata-kata Hikmah dari Imam Syafi'i r.a.

- Syed Hasan Alatas -

http://clik.to/tranung atau http://www.tranungkite.cjb.net


Pergolakan di Iraq

UIAM institusi pendidikan pertama negara guna ITIL

Read more...

Friday, April 09, 2004

Amerika tidak senangi kebangkitan Islam ? Ustaz Nasharuddin
Friday, April 09 @ 15:23:28 MYT

Oleh Roy Rasul
KUALA LUMPUR, 9 April (Hrkh) - Setiausaha Agung PAS, Ustaz Nasharuddin Mat Isa mendakwa Amerika Syarikat (AS) tidak menyenangi kebangkitan rakyat Iraq untuk membebaskan tanah air mereka sama seperti Washington tidak sukakan kemenangan parti Islam di negara ini.

Menurutnya, sikap permusuhan Amerika kepada Islam jelas apabila mereka tampil sebagai negara pertama mengucapkan tahniah kepada kerajaan Malaysia di atas kemenangan Barisan Nasional (BN) mengalahkan Parti Islam Se-Malaysia (PAS) dalam pilihan raya ke-11 pada 21 Mac lalu.

Sehubungan itu katanya, dasar AS yang tidak mahu pentadbiran dan perundangan Islam berkuasa di mana-mana negara bukanlah sesuatu yang pelik apabila rakyat Iraq diserang habis-habisan termasuk mereka yang berselindung di masjid-masjid di bumi Iraq.

Kelmarin dan semalam tentera AS dilaporkan menyerang serta memberi amaran untuk terus menggempur masjid-masjid di Iraq dengan alasan rumah ibadat umat Islam itu digunakan sebagai pangkalan bagi melancarkan serangan atau menyimpan senjata.

Dalam serangan tersebut sekurang-kurangnya 60 orang awam terbunuh dan 130 lagi cedera semasa tentera AS menyerang sebuah masjid di barat Baghdad.

Menurut Ustaz Nasharuddin lagi, tindakan ganas itu menunjukkan sikap sebenar Amerika amat anti-Islam.

"Memang jelas Amerika anti-Islam dan hari ini kita lihat orang awam yang tidak bersalah pun turut jadi mangsa kekerasan mereka," katanya semasa dihubungi Harakahdaily hari ini.

Katanya sikap AS, perlu dikutuk sekeras-kerasnya kerana orang yang tidak mampu melawan kecanggihan senjata mereka terus dibedil.

"Tindakan kejam Amerika sebenarnya bukan saja di Iraq malah di mana saja umat Islam berada," katanya.

Oleh sebab itu katanya, sistem demokrasi yang dilaungkan AS hanya untuk kepentingan mereka.

Sehubungan itu katanya, selain penyatuan penduduk berfahaman Sunnah dan Syiah memuncak untuk menentang tentera AS, umat Islam di seluruh dunia perlu bangun untuk menentang tindakan AS terhadap umat Islam.

"Salah satunya yang perlu dilakukan oleh umat Islam di seluruh dunia ialah memboikot barangan keluaran AS," katanya sambil memberitahu bahawa PAS akan mengambil satu ketetapan untuk membantah serangan AS di Iraq sejak kebelakangan ini. ? mks/lanh


khas buat sahabat2 dan adik2 seperjuangan,
dapat drp ketua usrah yang disayangi...


sahabat2 dan adik2 seperjuangan....
lihatlah nun di sana
islammu kini ketandusan pembela
bersama sendu mengalir lesu
tertunggu-tunggu mujahid baru
kembangnya kini diulit sepi
tiada lagi mujahid dan mujahidah yang sejati

sahabat2 dan adik2 seperjuangan...
khidmatmu dinanti
ummah derita engkaulah pengubatnya
budi pekertimu penawar sengsara
penyeri islam dan tamannya
yang bakal menggoncang dunia
namun ingat wahai sahabat2 dan adik2 seperjuangan...
ilmu perlu dicari
sebagai bekalan dalam perjuangan nanti
pembimbing diri daripada taghut dibenci
tuntutlah seikhlas hati

sahabat2 dan adik2 seperjuangan...
teguhkan iman taqwamu di hati
taqarrubillah takhta peribadi
amalmu menjadi bukti
sabarmu dikagumi pasrah pada ilahi
redha menghadapi mehnah rabbul 'izzati
usah ditangisi takdir yang sudah pasti
pengorbananmu kan disanjungi
berbekalkan iman, taqwa, sabar dan redha
berilmu, beramal, berkhidmat dan berjuang
berkorban agar islam kan gemilang
bersama mujahid dan mujahidah islam takkan sepi
subur disirami harum mewangi
engkaulah mujahid dan mujahidah sejati....

Read more...

Monday, April 05, 2004

selepas pilihanraya baru-baru ni, hati saya tak tenang sikit, mungkin tak puas hati dan amat terkejut dengan keputusan pilihanraya tersebut. ditambah pula dengan berita kematian syeikh Yassin, salah seorang pemimpin agung umat islam. lagi sedih bila result final exam sem 11, turun sedikit. tapi insyaalah akan cuba bangkit dan bersemangat semula...sebagai umat islam, kita perlu ingat bahawa Allah tak suka pd hambanya yg berputus asa dan sentiasa sedih...kita kan ada Allah, insyaallah umat Islam boleh!!!! siapa lagi yang akan meneruskan perjuangan ini kalau bukan diri kita yang telah diterap, ditarbiyah dan diajar dengan pengetahuan islam...

lihatlah nun di sana, ramai lagi yang memerlukan tunjuk ajar dan bakti drp kita...ingatlah ....matlamat kita adalah mardhatillah dan mengembalikan kegemilangan islam seperti mana pada zaman sahabat2 rasulullah dulu2....
senyum!!!!!!!! kan dah dapat ketenangan tu........

terbaca puisi yang diberikan oleh sahabat saya,

BUAT SAHABAT SEPERJUANGAN

Di bumi ini kita diketemukan
satu arah satu perjuangan
satu aqidah satu pegangan
asasnya terjalin ikatan ukhwah fillah
tidakkan musnah
walaupun ombak, badai mendesak
lautan erat tak mungkin patah
dengan ismullah kita berbai'ah

bertemu berpisah hanya keranaNYA semata
redha Allah kita cari
moga2 kitakan dirahmati
dengan niat yang suci
bertemu kembali di negeri abadi

demikian manisnya mahabbah murni
limpahan kasih anugerah ilahi
terpancar cahaya
penuh hati
amur suci dariMu rabbi...

lambaian kasih di bumi ini
suburi dengan perjuangan hakiki
bajai jangan dicemari
redha Allah yang dipohoni


Salam perjuangan buatmu sahabat
dalam mengharungi liku2 perjuangan.

Read more...

Sunday, April 04, 2004

Silap mata dan pilihanraya umum kesebelas
Hishamuddin Rais, Malaysiakini.com
3:22pm Fri Apr 2nd, 2004


Ketika kanak-kanak dahulu, di Kampung Batu Serambai Jelebu, jiran saya ialah seorang pemain/pengamal silap mata - Raja Husin The Magician gelarannya. Dia penghibur/pelawak untuk anak-anak sekolah.

Selalunya diminggu-minggu akhir persekolahan atau di hari-hari perayaan, Raja Husin akan diundang untuk membuat pertunjukkan menghibur anak-anak murid dengan permainan silap matanya. Dia bukan hanya terkenal di Jelebu malah saya difahamkan dia juga sering mengadakan pertunjukkan di pelbagai tempat di Negeri Sembilan.

Sebagai anak kecil saya bagitu tertarik dan takjub dengan silap mata Raja Husin ini. Bola di tangan boleh hilang. Bola boleh muncul dari telinga. Itek keluar dari topi. Dari tongkat keluar bunga. Air hilang dalam kertas. Kertas muncul dari tangan kosong. Kotak hitam yang kosong tiba-tiba dipenuhi kertas dan kemudian kertas ini hilang entah ke mana dan seribu satu permainan yang menakjubkan anak-anak.

Dua orang anak The Magician ini - Raja Ayin dan Raja Musa - menjadi kawan sepermainan saya. Dari mereka berdua, saya mendengar surah bagaimana ayahanda mereka memiliki ilmu halus/ilmu sihir, bagaimana ayahanda mereka memberi 'orang halus' ini makan telur setiap malam Jumaat. Bagaimana di rumah mereka ada sebuah bilik rahsia dimana tidak dibenarkan sesiapa pun memasukinya kecuali The Magician.

Dari Raja Husinlah pertamakalinya saya mendengar bunyi 'Sin Salabin', mantra seruan sihir sebelum pertunjukan dimulakan. Semua ini, ditambah pula dengan cerita dan surah yang saya dengar dari anak si tukan silap mata, menambahkan lagi ketaksubaan saya terhadap Raja Husin. Saya dipagari oleh imaginasi yang melaut. Saya juga menyimpan hati untuk menjadi tukang silap mata yang memiliki ilmu sihir agar dapat merentas dunia ini tanpa halangan.

Sayang sekali, ketaksubaan dan ketakjubaan zaman kanak-kanak saya ini pecah berderai-derai apabila saya sampai ke kota London. Tidak jauh dari sekolah, saya ada sebuah kedai - The Trick Shop - yang menjual seribu satu macam jenis permainan silap mata. Di kedai ini saya temui tongkat Raja Husin, topi Raja Husin, kertas Raja Husin, gelang Raja Husin, malah kitab amalan/teknik untuk membuat silap mata pun ada terjual sama.

Persetujuan rakyat

Ha ha ha ha�. Rupa-rupanya Raja Husin The Magician tidak memiliki ilmu sihir. Tidak ada orang halus yang makan telur. Sin Salabin itu bukan mantra sihir tetapi teknik suara untuk mengkagumkan anak-anak sekolah. Raja Ayin dan Raja Musa kawan sepermainan saya, hanyalah penjaja mitos - menjual cerita kehebataan sihir ayahanda mereka.

Oh la laa�pilihanraya 2004 dua minggu lalu ini mengingatkan saya kembali kepada arwah Raja Husin. Bagi saya, pilihanraya umum ke-11 ini hanyalah satu pertunjukan silap mata. Haha haha�satu silap mata untuk mengolah persetujuan rakyat agar Barisan Nasional terus memerintah.

Tapi si Tukang Silap Mata Pilihanraya 2004 ini tidak secerdik Raja Husin The Magician dari kampung saya. Tidak ramai rakyat yang terhibur. Malah semakin ramai yang menjerit... tipu! Tipu! Saya kasihan melihat Suruhanjaya Pilihanraya ( SPR). Mereka seharusnya berperanan sebagai Raja Ayin dan Raja Musa, menjual mitos tentang kehebatan, ketelusan dan kejujuran pilihanraya.

Dua minggu sebelum pilihanraya berjalan, kepala-kepala di SPR ini berlagak dengan begitu sombong sekali. Menolak semua bentuk kritikan. Mengherdik sesiapa saja yang berani bersuara. Memperlekeh badan-badan bukan kerajaan (NGO) yang cuba meningkatkan darjat ketelusan pilihanraya di negara ini. SPR berlagak sebagai Mahafiraun - lebih Firaun lagi mem-Firaunkan.

Tetapi akhirnya sebagai budak suruhan, Mat SPR Kong Ka Likong ini terpaksa menelan, bukan saja ludah sendiri tetapi wajib dipaksa meminum air peluh dari ketiak Orang Kuat Malik Noor. Mengapa tidak ? Datuk SPR ini sendiri yang meminta air peluh ini '�saya minta maaf� dan merasa malu�' Ini kenyataan rasminya yang dilaporkan oleh semua media sehari selepas pembuangan undi.

Bukankah ini satu kenyataan yang bebal lagi membebalkan - minta maaf dan malu konon! Ini bukan cerita makan kenduri, boleh minta-minta maaf dan merasa malu. Kalau Datuk SPR ini membuat kenduri anaknya bersunat atau isterinya berlenggang perut dan nasinya mentah atau gulai kurmanya terlalu masin, maka bolehlah dia merasa malu dan minta maaf. Tetapi pilihanraya bukan kenduri bersunat. Piliharaya ialah proses demokrasi untuk mencari parti yang akan diberikan kuasa oleh rakya untuk mengendalikan negara!

Lampu padam

Apa yang kita baca di akhbar, apa yang kita lihat di kaca TV atau apa yang kita dengar di warong-warong hanyalah mantra-mantra ilmu sihir SPR yang tidak mengeras dan sedang terbengkalai. Contoh-contoh yang saya berikan ini cukup sedih sekali. Dalam kesedihan ini kita juga dapat tersenyum dan ketawa. Apa jenis senyum ini tidaklah dapat saya nukilkan. Maaf.

Kes yang pertama yang paling lawak ialah apabila api elektrik padam di tempat pengiraan undi di Gombak. Saya sendiri bertemu dengan seorang pemuda Keadilan yang berjaket/berlencana sebagai pegawai Keadilan di pejabat Azmin Ali. Dari saku jaketnya keluar lampu picit yang saya rasakan cukup baik untuk dibawa menyuluh kijang dan napoh di Ulu Jelebu. Tetapi lampu picit bukan untuk dibawa memburu tetapi digunakan untuk mencerahkan meja pengiraan undi di Gombak.

Haha haaa.. Cerita lampu padam ini telah menjadi mitos rakyat. Dahulu semasa Tengku Razaleigh bertanding untuk menjadi presiden Umno, lampu elektrik telah juga padam semasa kertas undi dikira. Hasilnya rakyat dizalimi sepuluh tahun lagi. Kerana teringatkan kes Tengku Razaleigh ini bila saya berhadapan dengan pemuda Keadilan ini, saya tersenyum dan ketawa.

Tersenyum kerana silap mata jenis ini masih ada lagi dan boleh dipakai. Dan saya ketawa kerana pemuda Keadilan ini, dalam kegigihan perjuangannya, telah gagal melihat 'api elektrik padam di Gombak ' ini sebagai permainan silap mata Barisan Nasional.

Kemudian saya terlihat gambar-gambar di akhbar Cina bagaimana peti-peti undi dan beberapa bungkus kertas undi telah ditemui terbuang. (Orang Melayu - kerana mereka bersunat - tidak dibenarkan melihat gambar-gambar ini - lalu tidak ada laporan dalam Utusan Malaysia ). Cerita bergambar ini ditambah pula dengan penemuan kertas-kertas undi pos di Sabak Bernam. Semua kisah-kisah ini akan menjadi cerita-cerita penglibur lara yang akan disurahkan dari datuk ke cucu dari cucu ke cicit tahun demi tahun.

Kisah pengundi hilang nama bukan lagi satu perkara yang memeranjatkan. Apa yang memeranjat dan menghairankan ialah apabila si pengundi dapat menemui nama mereka di dalam komputer dan tersenarai sebagai pengundi. Untuk saya inilah yang lebih menakjubkan. Rupa-rupanya ada juga nama pengundi yang tersenarai dan dibenarkan mengundi. Alhamdulliah.

Di Selangor pula, kerana terlalu terang Tukang Silap Mata membuat Kong Ka Likongnya, maka SPR terpaksa menambah dua jam lagi masa untuk mengundi. Ini sebenarnya satu lawak bodoh untuk menceriakan kemarahan rakyat yang gagal menemui nama mereka yang telah telah disunglap.

Kertas undi

Tambahan masa ini dilakukan dengan harapan rakyat akan terus percaya kepada pilihanraya. Fikirkan, kalau ditambah pun masa 20 jam atau 200 jam atau 2,000 jam, tidak ada apa yang akan berubah. Ini kerana nama mereka telah hilang, lesap dan kaput. Para pengundi bukan kesuntukan masa - mereka kehilangan nama. Nama mereka tidak disenaraikan sebagai pengundi.

Bagaimana pula dengan kes pengudian di P036 Kuala Terangganu di mana Syed Azman Syed Ahmad Nawawi dari Pas bertanding. Ini betul-betul Sin Salabin. Ada 10,254 jumlah kertas undi yang tidak dikembalikan. Saya merasa lembaga SPR menganggap orang Terangganu ini agak 'bebal' kerana mereka tidak dapat minum minyak petrol.

Tetapi pada anggapan saya, orang Terangganu tidak mungkin sebebal ini, sehinggakan 10,254 kertas undi dibawa pulang ke rumah. Nak buat apa. Jika mereka pengundi Cina saya faham tujuannya, kertas ini boleh digunakan di tandas tetapi semua yang mengundi adalah orang Melayu yang 'mencebok' dengan air. Ini betul-betul silap mata.

Saya minta maaf kerana apa yang saya nyatakan ini bukan tohmah atau fitnah. Saya pungut dari laporan laman rasmi SPR sendiri. Bila cerita silap mata 'kertas undi tidak dipulangkan ' ini tersebar meluas, SPR telah melakukan satu lagi 'magic' - angka-angka ini telah diubahsuai. Sekarang ini banyak maklumat tentang pilihanraya 2004 tidak mungkin lagi dapat ditemui dari laman SPR. ( Saya kesian dengan projek MSC Mahathir - rakyat yang cinta IT telah dirabun siberkan oleh SPR )

Kemudian persoalan timbul tentang kubur-kubur (baca alamat ) pengundi hantu yang telah ditemui oleh badan NGO PiBebas (Malaysian For Free And Fair Election) dua minggu sebelum pilihanraya berlangsung. Hantu-hantu ini masih berkeliaran. Ada yang menyamar sebagai polis dan semakin banyak yang menyamar sebagai soldadu. Apakah polong dan pelesit-pelesit ini akhirnya dapat ditalkinkan atau mereka akan terus berkeliaran. Tanya. Tanya. Tanya.

Sebenarnya, saya tidak menggalakkan kita yang cintakan ketelusan pilihanraya, terus menghabiskan masa bergelumang seperigi dengan SPR ini. SPR seharusnya wajib kita mandi junubkan sebelum pilihanraya. Sesudah pilihanraya berjalan apa yang harus kita sedari dan fahami ialah bagaimana silap mata pilihanraya 2004 ini dijalankan. Jangan kita terperangkap dan mengarahkan kemarahan kita kepada SPR. Ini kerja yang sia-sia.

Pengiraan undi

Meminta si polan ini letak jawatan atau si polan itu berhenti kerja, bukan jalan penyelesaian untuk membuka ruang demokrasi di negara ini. Jika mereka meletakkan jawatan, ertinya kita telah menipu diri kita sendiri.

Jika ada sesiapa di SPR meletakkan jawatan, ertinya yang melakukan kesalahan pilihanraya 2004 ialah cara kerja dan kecuaian individu-individu ini. Ini tidak betul. Apa yang wajib dilihat ialah struktur, hukum hakam dan keseluruhan sistem pilihanraya di negara ini. Ini asas prinsip tuntutan. Bukan minta orang ini atau orang itu berhenti kerja.

Saya yakini bahawa operasi penipuan piliharaya tahun 2004 ini telah dijalankan secara licik, seperti gerak kerja ketenteraaan. Atau apakah mungkin kelicikan ini lahir kerana pengarah piliharaya untuk Barisan Nasional tahun 2004 ini ialah Mamat 241 aka Najib Razak (241 jumlah undi tahun 1999) yang juga Menteri Pertahanan.

Silap mata ini dari pengamatan saya, telah mengikut perancangan licin seperti serangan tentera. Justeru, bagi saya, Pilihanraya 2004 adalah satu penipuan struktural yang jelas dan kita tidak memerlukan lampu picit untuk menyuluh-nyuluhnya.

Lagi buktinya: lihat saja bagaimana radio dan TV telah menyiarkan tentang kekalahan Kelantan dan Terengganu. Kemudian diikuti oleh laporan Radio dan TV yang memberitakan kekalahan Nik Aziz Nik Mat dan Dr Wan Azizah Wan Ismail.

Tiba-tiba pengiraan undi ditamatkan dan akan disambung keesokan harinya. Sebenarnya ini bukan pengiraan undi. Ini adalah taktik 'membeli masa' agar perbincangan dapat dilakukan di antara 'operasi ketenteraan' dengan pengemudi politik.

Tukang main songlap silap mata tidak memahami kepentingan politik. Dalam wacana politik, rakyat wajib terus diyakinkan dengan silap mata 'pilihanraya'. Justeru, Kelantan wajib di kembalikan kepada PAS dan Nik Aziz yang telah tewas wajib dimenangkan kembali. Lihat sahaja bagaimana tidak masuk akal apabila Wan Azizah yang telah kalah dengan 47 undi, tetapi esok paginya, bila kiraan dibuat sekali lagi, beliau telah menang dengan kelebihan 500 undi. Ini silap mata namanya.

Putarbelit

Saya adalah individu yang paling gembira apabila melihat semua yang berlaku sewaktu pilihanraya tahun 2004 ini. Ini bukan kerana calon yang saya sokong menang atau musuh politik saya tewas. Tidak. Saya gembira kerana selama ini saya telah banyak menulis dan menerangkan bahawa struktur pilihanraya yang ada sekarang ini adalah satu struktur penipuan dalam usaha mengolah persetujuan rakyat.

Apa yang telah berlaku dalam pilihanraya dua minggu lalu, membuktikan kebenaran apa yang telah saya tulis. Saya juga gembira kerana silap mata ini semakin tidak menjadi. Magiknya tidak sekeras dulu lagi. Sihir dan serapahnya telah menjadi tawar. Orang ramai yang terpegun dengan pilihanraya yang lepas-lepas, kini semakin sedar tentang putarbelit peti undi.

Kalau semasa saya kanak-kanak dulu saya takjub melihat Raja Husin dapat mengeluarkan kertas demi kertas dari kotak hitamnya sehinggalah saya temui kotak ini rupa-rupa nya ada terjual The Trick Shop. Peti undi kita yang berwaran hitam dan tidak dapat dilihat apa di dalamnya berupaya mengeluarkan kertas demi kertas tanpa henti-henti. Tidak ada sihir dalam piliharaya ini, apa yang ada hanya perancangan dan penipuan.

Kalau Menteri Penerangan Iraq dianggap sebagai pelawak dan badut tersohor dengan kenyataan-kenyataan lawak beliau semasa Bush menyerang Baghdad, maka pilihanraya tahun 2004 ini Si Badut Nasional kita ialah Pengarah SPR sendiri.

Lawak beliau yang paling 'best' dan paling cun dari ialah '�. saya membenarkan pengiraan ini walau pun sampai seratus tahun! Hahaha� Datok Ooooi �.kalau seratus tahun kita mengira undi, lebih baik diulang buat sekali lagi pilihanraya yang tidak diyakini ini. Kan den dah kato, dio penipu !

***
HISHAMUDDIN RAIS adalah seorang manusia baru dengan roh yang bebas. Beliau merupakan pendukung dan pengembang asal mazhab NGI (non-governmental individual). Dipengaruhi oleh fahaman Marxis jenis Groucho, Isham adalah lulusan daripada sekolah pemulihan pemikiran politik seperti Melbourne Tellamarine Center, Bombay Arthur Road, Ayer Molek dan Dang Wangi.

Kolumnya di malaysiakini - DOTMAI - terberhenti sejak April 2001 selepas penahanannya di bawah Akta Keselamatan Dalam Negeri. Isham dibebaskan Jun lalu selepas dua tahun di Kem Tahanan Kemunting. Kini Isham muncul semula dengan kolum DOTMAI KEMBALI di mana beliau akan menulis mengenai isu-isu politik semasa, filem, seksualiti hingga kepada isu estetika kebosanan hidup.

Read more...

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Free Blogger Templates Columnus by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP